Minggu, 31 Oktober 2010

Pertemuan dengan Thunderbird Dekat Selatan Greensburg, Pennsylvania Benarkah?

Ada sejarah panjang penampakan burung raksasa dengan saya[ besar di Pennsylvania serta bagian lain dari Amerika Serikat dan di tempat lain. Pada malam tanggal 26 Agustus, 2010 sekitar 8:10, telah dilaporkan ada penampakan burung raksasa di South Greensburg, PA.

Kejadiannya saat itu hari sudah mulai gelap, empat orang duduk-duduk di halaman sedang memasak barbekyu dan menikmati cuaca yang indah ketika tiba-tiba, perhatian mereka tertuju ke langit dengan suara seperti "desir" atau "deru pesawat" salah satu saksi menyatakan, "seperti kantong udara yang datang dan jatuh ke bawah." Beberapa orang yang pada waktu hampir bersamaan berada di lokasi itu juga berteriak mereka terkejut dengan apa yang mereka lihat, "Apa itu?"

Mereka semua terkejut melihat burung yang sangat besar terbang di atas pohon di halaman sekitar 30-40 kaki. Setelah menampakan diri beberapa saat burung besar itupun berlalu dari pohon, ia berbelok sedikit ke kanan dan terbang lurus ke bawah jalan di depannya, menjaga jalur tetap rendah. Ketika pertama kali diamati, sayap besar makhluk itu berada di posisi atas dan mulai turun perlahan. Suara desiran atau seperti balon gas yang turun bisa didengar saat sayap itu bergerak.

Saat diwawancarai kantor berita setempat dua saksi di tempat kejadian mampu memberikan penjelasan rinci tentang makhluk terbang raksasa itu. Kemungkinan burung raksasa itu adalah Thunderbird yang dikenal oleh penduduk asli Amerika sebagai Ba'a '(Comanche) atau chequah. Thunderbird adalah burung raksasa dengan lebar sayap lebih dari 20 kaki, terlihat paling sering di Pennsylvania dan negara-negara bagian tengah Amerika. Tingginya sekitar 4-8 meter, warna gelap & Mampu mengangkat seekor kijang atau orang dari tanah.

Diperkirakan bahwa jika burung itu berdiri di atas tanah tingginya antara 4 ½ sampai 5 meter. Lebar tubuh sekitar 25-30 inci lebarnya. Seorang saksi mengatakan tubuhnya, "sangat besar dan serak." Kepala burung raksasa itu berbentuk oval, dan memiliki paruh pendek untuk ukuran binatang, sekitar 8-10 inci panjang. Ekor sekitar 2 meter panjangnya. Burung itu juga memiliki ukuran sayap yang lebar lebar, yang diperkirakan 10 kaki atau bisa lebih panjang lagi.

Ketika ditanya mengapa tidak ada pemikiran untuk mengambil gambar ketika peristiwa itu terjadi, padahal beberapa saksi membawa ponsel yang memiliki fungsi kamera dan video, para saksi mengakui semua yang ada disana telah terpesona oleh pertemuan itu sehingga tidak terpikirkan untuk merekam kejadian itu. Salah satu saksi mengatakan bahwa setelah pengalamannya dia merasa shock dan belum bisa merasa tenang sampai keesokan harinya.

Berdasarkan laporan dan pengumpulan data kemudian diketahui bahwa saksi lain yang tinggal di sepanjang jalan di mana burung besar itu terbang juga dilaporkan melihat makhluk itu. Salah satu saksi bahkan telah menjadi pemburu burung besar ini dan sangat akrab dengan burung asli negara bagian tengah Amerika itu. Legenda tentang keberadaan burung raksasa sudah ada sejak dulu dan menjadi perburuan bagi mereka yang penasaran dengan keberadaannya.
Daerah dimana sering terjadi penampakan adalah daerah yang dikelilingi dengan beberapa lokasi berhutan. Ada sejarah panjang penampakan burung raksasa dengan sayap besar di Pennsylvania yang berasal dari hutan daerah ini, serta bagian lain dari Amerika Serikat lainnya. Banyak yang menyebut makhluk-makhluk terbang raksasa itu sebagai "Thunderbirds."

Sangat menarik untuk dicatat bahwa selama bertahun-tahun di sekitar area umum yang sama sering terjadi penampakan ini, warga lain telah melaporkan seolah-olah seperti ada seekor burung besar yang melintas di atas langit rumah mereka. Dan tahun ini adalah penapakan yang keempat kalinya dekat dari lokasi yang sama setelah tahun 2001, 2004 dan 2005. Penampakan pertama selama awal millennium. Saat itu pada tanggal 25 September 2001, seorang saksi melaporkan melihat seekor burung, besar berwarna gelap terbang sekitar 50-60 meter di atas lalu lintas sepanjang Route 119 di Greensburg Selatan.

Artikel Lainnya :
-monster danau loch ness yang legendaris
-ular raksasa anaconda fakta atau fiksi
-hewan air purba dari brazil
-benarkah mammoth dan mastodon masih ada
-mahluk skyfish atau batang terbang
-kraken legenda dari laut
-bangkai hewan misterius di blue hill
-pertemuan dengan thunderbird dekat
-misteri harimau tasmania benarkah sudah

Misteri Harimau Tasmania, Benarkah Sudah Punah?

Salah satu tragedi besar abad kedua puluh adalah kepunahan harimau Tasmania, marsupial karnivora terbesar yang pernah hidup di abad modern. Binatang langka ini hanya ditemukan di daratan Australia, New Guinea dan Tasmania kepunahannya terutama disebabkan oleh serangan pemburu dan ekspansi dari pemukiman Eropa.

Harimau Tasmania bukanlah seorang kucing atau anjing, walau dari segi fisik sanagt mirip dengan anjing begitupun dengan ukurannya. Mungkin kekerabatannya dekat dengan hyena. Sementara bulu pendek dengan warna cokelat sampai coklat gelap paling banyak ditemui dan merupakan cirri-ciri umum dari marsupial ini, Ceri fisik lainnya yang menonjol adalah ada satu sampai dua lusin garis-garis gelap yang melintasi bagian belakangnya tubuhnya. Betinanya dan jantannya memiliki kantung di dekat susu. Betina memiliki empat puting susu .

Sebagai pemburu, harimau Tasmania lebih bergantung pada penglihatan dan suara dan juga bau dari mangsanya, namun sebenarnya harimau Tasmania tidak memiliki indra penciuman yang baik dan lebih mengutamakan mata sebagai salah satu alat berburunya. Harimau Tasmania dapat berkembang dengan baik dan mereka memiliki stamina yang kuat dan tak kenal lelah dalam memburu mangsanya. Mangsa yang bisa berlari cepat sekalipun akan dibuat kelelahan karena akan selalu diikuti oleh harimau Tasmania. Harimau Tasmania juga memiliki jangkauan rahang yang kuat besar dibandingkan harimau.

Punahnya Harimau Tasmania dimulai seiring dengan datangnya Dingo (anjing liar yang dijinakan) dan anjing liar ke Australia. Kedatangan orang Eropa dan pembebasan tanah semakin membuat ruang gerak harimau Tasmania terbatas. Tanah perburuan yang disukai dari harimau Tasmania termasuk hutan kayu putih, lahan basah pesisir dan padang rumput terbuka pada waktu itu telah bergeser menjadi lahan pertanian dan industri, Ribuan harimau Tasmania tewas di bawah senjata para petani, peternak dan pemburu bayaran karena dianggap merusak ladang dan memangsa ternak. Pada tahun 1920-an, penampakan harimau Tasmania terakhir yang diketahui ditembak mati pada tahun 1930. Beberapa berhasil diselamatkan di kebun binatang dan harimau terakhir yang diketahui meninggal di penangkaran tahun 1936.

Menurut standar internasional lima puluh tahun lebih telah berlalu tanpa satupun spesies harimau Tasmania yang ditemukan. Badan perlindungan hewan Internasional akhirnya memutuskan spesies ini dianggap telah punah pada tahun 1986. Meskipun demikian masih ada laporan penampakan, 1 atau 2 ekor hewan ini dan sisa kotoran dari Harimau Tasmania yang pernah ditemukan di bagian terpencil di Tasmania. Beberapa lembaga telah menawarkan hadiah besar bagi mereka yang berhasil menangkap spesies ini hidup-hidup. Bahwa terakhir pertumbuhan hutan tua Tasmania adalah tempat terakhir penampakan tersebut terjadi, penebangan yang terus menerus di daerah justru akan memupuskan peluang terakhir untuk menemukan Harimau Tasmania hidup-hidup.

Artikel Lainnya :
-monster danau loch ness yang legendaris
-ular raksasa anaconda fakta atau fiksi
-hewan air purba dari brazil
-benarkah mammoth dan mastodon masih ada
-mahluk skyfish atau batang terbang
-kraken legenda dari laut
-bangkai hewan misterius di blue hill
-pertemuan dengan thunderbird dekat
-misteri harimau tasmania benarkah sudah

Monster-Monster Danau Amerika Utara

Loch Ness bukan hanya satu-satunya danau dengan reputasi penampakan mahluk Rakasa. Di Amerika Utara banyak danau besar, dalam, danau air dingin yang memiliki cerita tentang monster:

Legenda monster "Champ" Danau Champlain – adalah salah satu legenda di danau besar tersebut yang banyak mendefinisikan perbatasan antara Negara Bagian Vermont dan Negara Bagian New York. Luas danau ini lebih dari seratus mil panjangnya dan lebih dari tiga belas mil luasnya dan merupakan tempat yang sangat baik untuk kehidupan seekor monster raksasa.

Laporan penampakan yang menarik sebagian besar terjadi pada tahun 1977 oleh Sandra Mansi. Ia menggunakan kamera Kodak Instamatic untuk memotret makhluk berleher panjang yang muncul dari air. Berdasarkan penelitian foto tersebut tampaknya otentik hanya karena negatifnya hilang membatasi sejumlah analisis yang dapat dilakukan terhadap foto tersebut.

Kisah Ogopogo monster besar juga ada dalam legenda Columbia dan Di Kanada. Orang Amerika asli menyebutnya "Natiaka" yang berarti "Mahluk Rakasa Danau." Laporan penampakan monster rakasasa tampaknya telah terjadi di tahun 1920-an. Tepatnya pada bulan November 1926, melibatkan 50 sampai 60 orang yang menjadi saksi melihat mahluk rakasa itu ketika mereka datang ke tepi danau untuk sebuah upacara pembaptisan.
Selain puluhan laporan, ada dugaan foto rakasa, tetapi kebanyakan dari mereka adalah foto-foto palsu. Tidak ada penyelidikan ilmiah tentang mahluk rakasa ini yang dilakukan secara resmi. Monster danau itu sendiri sangat mirip Loch Ness. Hidup dalam perairan dingin, dengan kedalaman air (800 kaki) beberapa saksi melaporkan monster ini memiliki leher yang panjang.

"Manipogo" Danau Manitoba - nama di sini adalah nama yang diberikan secara turun temurun dari penduduk asli Amerika. Kemudian pada tahun 1962 dua orang dalam sebuah perahu telah berhasil mendapatkan gambar mahluk itu. Tampak seperti ular di air namun gambar tidak cukup jelas untuk membuktikan keberadaan rakasa tersebut. Pada tahun 60-an Profesor James A. McLeod dari Universitas Manitoba melakukan penyelidikan pencarian makhluk itu karena jika memang mahluk itu ada, apalagi dengan populasi yang cukup banyak mereka juga pasti berkembang biak, ada yang lahir ada yang mati. Yang mati pastinya meninggalkan bangkai dan tulang-tulang ketika mereka mati. Namun McLeod tidak menemukannya selama proses penelitian..

Ada penampakan sesekali monster di danau dan sungai lainnya di Amerika Utara termasuk Flathead Lake, Montana dan Sungai Putih di Arkansas. Mahluk rakasa yang dilaporkan pada akhir 1800-an di Silver Lake, New York, ternyata menjadi tipuan yang dilakukan oleh seorang pemilik hotel lokal yang diuntungkan dari datangnya wisatawan ke tempat itu.

Artikel lainnya :
-Penampakan Blue mountain Phanter Setinggi 1,7 meter
-Wilgi paus Albino Yang Langka
-Legenda Tentang Kura-Kura Raksasa
-tiga teori aneh tentang bigfoot
-ular bertanduk ular kisut
-apakah legenda tentang cynocephali
-laporan penampakan kucing besar bergigi Taring
-kelelawar vampir raksasa
-monster danau loch ness yang legendaris
-ular raksasa anaconda fakta atau fiksi
-hewan air purba dari brazil
-benarkah mammoth dan mastodon masih ada
-mahluk skyfish atau batang terbang
-kraken legenda dari laut
-bangkai hewan misterius di blue hill

Monster Danau Champlain

Orang-orang di seluruh dunia pernah mendengar tentang "Nessie," monster rakasa yang konon menghuni danau Loch Ness di Skotlandia. Lebih sedikit orang menyadari bahwa bagian air di Amerika Utara juga memiliki reputasi memiliki monster rakasa tersendiri. Di Danau Champlain, terletak di perbatasan antara New York dan Vermont, makhluk monster legendaries ini diberi julukan "Champ."

Bangsa Iroquois tinggal di sepanjang danau sebelum orang Eropa datang. Mereka bercerita bahwa ular bertanduk tinggal dalam perairan tersebut. Banyak dari perairan di Amerika adalah sumber legenda tentang ular air dan roh, dan sulit untuk menggunakan hal ini sebagai bukti keberadaan monster Champ.

Beberapa sejarawan mencatat penampakan awal makhluk ini terjadi dengan seorang Eropa yaitu Samuel de Champlain. Champlain dianggap telah menyebutkan makhluk dalam kronik yang ditulisnya pada 1609 dan dianggap telah bertemu dengan monster itu. Namun beberapa sejarawan dan ahli mengatakan kemungkinan binatang yang dijelaskan oleh Champlain adalah Ikan todak raksasa, daripada mahluk itu. Banyak Ikan todak yang hidup di danau ini.

Laporan mahluk rakasa mulai muncul di koran-koran sekitar 1873. Menurut cerita di New York Times, seorang pegawai kereta api pernah melihat kepala sebuah "ular besar" muncul dari air. Setelah beberapa saat ia dan rekan-rekannya terpaku karena shock, para pekerja pun akhirnya melarikan diri. Makhluk itu, dikabarkan, berenang menjauh dan tidak menghiraukan keberadaan para pegawai tersebut. Saksi melaporkan bahwa binatang berwarna cerah, seperti sisik perak yang berkilau di bawah sinar matahariArtikel itu mengatakan, "Tampilan kepalanya bulat dan datar,”
Pada bulan Agustus tahun yang sama, sebuah kapal uap kecil yang sarat dengan turis, diduga hamper terbalik karena tertabrak mahluk itu. Menurut Koran setempat, kepala dan leher hewan itu terlihat setelah sekitar 100 meter dari kapal. Karena ketenarannya, pemain sandiwara PT Barnum membukukan hadiah $ 50.000 untuk bagi mereka yang bisa menangkap atau membuktikan keberadaan ular Champlain untuk menambah koleksi World's Fair Show.

Pada bulan Juli tahun 1883 Clinton County Sheriff melihat "seekor ular air yang besar" yang diperkirakan panjangnya 25 sampai 35 meter. Pada tahun 1887 seorang anak petani melihat makhluk itu "mahluk tersebut membuat suara-suara seperti kapal uap" keluar dari danau. Pada tahun yang sama sekelompok wisatawan dekat Charlotte, Vermont, melaporkan melihat sebuah hewan sekitar lima kaki panjang lehernya dan keluar di dalam air.

Semua laporan ini tampaknya gambar makhluk yang diduga ular yang panjang dengan punggung melengkung dan datar dan ekor yang luas. Dalam zaman modern ada juga laporan yang sama tentang Champ. Pada tahun 1970 makhluk itu dilaporkan ditemukan oleh dua orang saksi yang bepergian dengan feri menyeberangi danau. Richard Tombak, satu saksi, menggambarkan binatang itu berwarna "gelap coklat/zaitun" dengan "ukuran yang sangat besar ". Saksi lain menggambarkannya" makhluk tampak seperti ular besar, berenang dengan kepala di atas air. Ada juga laporan lain yang tampaknya menggambarkan makhluk yang menyerupai Plesiosaurus. Dalam Paleontologi plesiosaurus adalah reptil laut dengan leher panjang, tubuh besar, empat sirip dan ekor panjang. Mereka telah punah sejak usia dinosaurus berakhir sekitar 65 juta tahun yang lalu. Mungkin bagian paling meyakinkan dari bukti keberadaan Champ adalah "Mansi Foto" yang diambil pada tahun 1977.

Pada 1970-an di New York seorang guru Ilmu Sosial, Yusuf Zarzynski, menaruh minat pada penampakan Champ dan membentuk LSM Danau Champlain Fenomena Investigasi. Zarzynski dan grupnya banyak melakukan pengamatan di danau tersebut, dan eksplorasi dilakukan dengan peralatan yang cukup modern seperti sistim sonar dan bahkan kapal selam kecil. Sementara beberapa pencarian menggunakansonar muncul beberapa blip menarik, Namun tidak satupun dari mereka yang bisa menunjukkan bukti mutlak mengenai keberadaan makhluk tersebut.

Pada tahun 1980 Zarzynski mendengar tentang foto yang diambil oleh Sandra Mansi beberapa tahun sebelumnya. Dia menemui Mansi dan suaminya, melihat gambar, dan terkesan gambar itu untuk menunjukkan kepada George Zug dari Departemen Zoologi Vertebrata di Smithsonian Institution. Peristiwa pengambilan gambar mahluk itu diceritakan langsung oleh Sandra dan Anthony Mansi yang sedang mengunjungi kerabat di Vermont ketika mereka berhenti sebentar di sepanjang tepi Danau Champlain Teman dekat perbatasan Kanada untuik beristirahat. Tiba-tiba mereka melihat beberapa "turbulensi" dalam air. Saat itu mereka mulai melihat, makhluk besar dengan kepala kecil, leher panjang dan berpunuk kembali muncul dari permukaan danau.
Khawatir terhadap keselamatan Sandra dan anak-anaknya, Anthony segera menyuruh keluarganya masuk ke dalam mobil. Ketika di dalam mobil Sandra sempat mengambil foto itu dengan kamera Instamatic nya. Beberapa saat kemudian makhluk itu sepertinya tenggelam kembali ke dalam danau, mungkin terkejut oleh sebuah perahu motor yang mendekat. Penampakan keseluruhan berlangsung selama enam atau tujuh menit.
Karena takut menjadi bahan ejekan, foto tersebut tidak pernah dipublikasikan tetapi mnereka meletakkan foto tersebut di album keluarga mereka. Setelah mendapatkan foto itu Zarzynski juga menunjukkan foto tersebut kepada B. Roy Frieden dari University of Optical Sciences's Arizona Center untuk diperiksa keasliannya. Frieden memastikan bahwa foto bukan rekayasa. Cryptozoologist Roy Mackal mengunjungi danau itu pada tahun 1981 dan menyimpulkan bahwa kemungkinan makhluk itu adalah zeuglodon (juga dikenal sebagai Basilosaurus). Suatu bentuk primitif dari ikan paus yang memiliki tubuh seperti ular panjang. Fosil-fosil makhluk seperti itu, beberapa ditemukan di dekat Charlotte, Vermont, hanya beberapa mil dari danau.

Roy juga menyimpulkan jika ada monster di Danau Champlain, tentu mereka harus memiliki populasi yang cukup. Hal ini biasanya membutuhkan 50 makhluk dewasa kelompok mahluk itu untuk bertahan bahkan dalam jangka pendek dan 500 ekor cukup untuk menjaga populasi tetap hidup selama periode yang lama. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah bisakah danau monster besar hidup selama lima puluh ribu tahun dan mungkin lebih di Danau Champlain dengan hanya sekali penampakan? Perlu ada penelitian khusus tentang hal ini.

Artikel lainnya :
-monster danau champlain
-spesies hiu biru baru hiu hantu
-pemburu rakasa melanjutkan pencarian
-bigfoot terlihat di pegunungan taibai
-legenda yacumama rakasa misterius dari
-tiga teori aneh tentang bigfoot
-ular bertanduk ular kisut
-apakah legenda tentang cynocephali
-laporan penampakan kucing besar bergigi Taring
-kelelawar vampir raksasa
-monster danau loch ness yang legendaris
-ular raksasa anaconda fakta atau fiksi
-hewan air purba dari brazil
-benarkah mammoth dan mastodon masih ada
-mahluk skyfish atau batang terbang
-kraken legenda dari laut

Spesies Hiu Biru Baru "Hiu Hantu"

Telah ditemukan spesien hiu jenis baru, spesies ini dinamakan "Eastern Pacific black ghostshark (Hydrolagus melanophasma)" berhasil diidentifikasi oleh para tim riset, termasuk Akademi Research Associates, David Ebert dan Douglas J. Long. Sesuai engan habitat dan bentuknya banyak yang menjulukinya hiu hantu.

Hiu ini merupakan penemuan terbesar dan sama misteriusnya dengan pencarian Megalodon hiu terbesar sepanjang sejarah. September yang lalu hiu tersebut diklasifikasikan sebagai spesies baru. Ini merupakan spesies baru genus Hydrolagus (bahasa latin dari water rabit), karena struktur giginya yang mirip kelinci. Sebenarnya hiu ini pertama kali ditemukan tahun 1960an, namun karena klasifikasi taksonomi makhluk ini belum jelas maka belum diberi nama dan belum diklasifikasi. September lalu akhirnya hiu ini digolongkan sebagai Hydrolagus melanophasma (hantu hitam).

Sampai berita ini diturunkan, Sejauh ini hanya 9 hiu yang berhasil ditangkap. Hiu ini ditemukan di pantai California Selatan. Hiu ini termasuk golongan ikan paling misterius yang masih hidup sampai sekarang dan merupakan spesies langka. Apakah masih akan ditemukan jenis dan spesies baru lainnya?

Artikel lainnya :
-monster danau champlain
-spesies hiu biru baru hiu hantu
-pemburu rakasa melanjutkan pencarian
-bigfoot terlihat di pegunungan taibai
-legenda yacumama rakasa misterius dari
-tiga teori aneh tentang bigfoot
-ular bertanduk ular kisut
-apakah legenda tentang cynocephali
-laporan penampakan kucing besar bergigi Taring
-kelelawar vampir raksasa
-monster danau loch ness yang legendaris
-ular raksasa anaconda fakta atau fiksi
-hewan air purba dari brazil
-benarkah mammoth dan mastodon masih ada
-mahluk skyfish atau batang terbang
-kraken legenda dari laut

Sabtu, 23 Oktober 2010

pemburu Rakasa melanjutkan pencarian untuk makhluk di danau Pulau Vancouver

Sebuah tim pemburu rakasa akan kembali ke Danau Cameron di Pulau Vancouver bulan depan untuk mencari makhluk yang penduduk setempat percaya telah ada bertahun-tahun di danau itu. jurnal Ilmiah Cryptozoology Club yang pertama kali mengunjungi wilayah itu September lalu setelah mendapat undangan dari Pariwisata Oceanside untuk menggali bukti mahluk raksasa Danau Cameron.

Mereka tidak mampu menjelaskan banyak misteri yang terjadi di tempat itu, tetapi dua serangan besar pada para pemancing di tengah danau memaksa instansi pengawas danau meminta tim peneliti untuk kembali ke danau tersebut. Setidaknya ada dua pemancing yang mengaku kalau perahu mereka ditabrak oleh mahluk besar di danau itu.Tahun lalu, cuaca buruk dan masalah dana menghalangi penyelidikan tim peneliti.
"Yang kami dapatkan selama penelitian tahun lalu adalah objek besar yang ditangkap pada sonar Kita dan kita jarus mencari tahu apa objek besar itu, " kata John Kirk, klub co-founder.

Tapi Kirk agak pesimis bahwa mengintai makhluk Ogopogo di bawah Danau Cameron sangatlah sulit, apalagi menemukan mahluk besar itu. Mengingat mahluk itu tidak pernah menampakkan diri dan berbagai peralatan yang kurang modern.
Percobaan untuk memancing mahluk itu keluar pernah dilakukan oleh tim peneliti, diantaranya memancing mahluk itu dengan potongan besar daging sapi yang masih segar sampai dengan meletakkan berbagai macam makanan di pinggir danau dalam jumlah banyak.

"Selama mahluk itu masih menjadi misteri, itu tantangan buat tim kami untuk datang kembali," kata Kirk.

Klub pecinta Cryptozoology mengatakan telah menerima laporan tentang makhluk itu di Cameron Lake sejak tahun 2004. Dan mereka siap untuk membantu tim peneliti termasuk dengan pengadaan dana. Sampai saat ini anggaran dana telah dikucurkan oleh seorang milyarder di daerah tersebut John Smith yang juga tergabung sebagai anggota kehormatan Club Crytozoology.

Sedangkan Pariwisata Oceanside telah memanfaatkan fenomena ini untuk membantu memasarkan wilayah ini menjadi daerah pariwisata.

Artikel lainnya :
-monster danau champlain
-spesies hiu biru baru hiu hantu
-pemburu rakasa melanjutkan pencarian
-bigfoot terlihat di pegunungan taibai
-legenda yacumama rakasa misterius dari
-tiga teori aneh tentang bigfoot
-ular bertanduk ular kisut
-apakah legenda tentang cynocephali
-laporan penampakan kucing besar bergigi Taring
-kelelawar vampir raksasa
-monster danau loch ness yang legendaris
-ular raksasa anaconda fakta atau fiksi
-hewan air purba dari brazil
-benarkah mammoth dan mastodon masih ada
-mahluk skyfish atau batang terbang
-kraken legenda dari laut

Bigfoot terlihat di Pegunungan Taibai China

Kabar yang menggemparkan penampakan Bigfoot terjadi di Taibai Gunung Xi'an, Propinsi Shaanxi baru-baru ini tersebar di antara penduduk lokal desa Mei yang terletak di dekat kaki Gunung Taibai. Apakah Gunung Taibai benar-benar rumah bagi Bigfoot?

Wartawan mewawancarai banyak penduduk desa Mei, dan jawaban mereka bervariasi. Menurut satu cerita, ketika beberapa wisatawan dari Xi'an berkemah di hutan, tiba-tiba mereka mendengar suara melolong dan ketika mereka melakukan pemeriksaan, mereka melihat rakasa berbulu lebat bergerak maju-mundur di hutan. Setelah satu dari wisatawan itu berteriak, "Ini adalah rakasa," mereka berlari dalam kepanikan dan hampir jatuh ke dalam jurang. Dikatakan bahwa wisatawan tersebut terlalu takut dan benar-benar terdiam selama beberapa hari setelah mereka turun dari gunung, mereka mengalami trauma yang kuat,setelah keluar dari rumah sakit mereka mengakui melihat mahluk raksasa berbulu lebat, bahkan menurut salah seorang wisatawan mahluk itu mengejar mereka ketika mereka berlari panik..

Namun, menurut cerita lain, beberapa wisatawan dari Shanghai yang pergi mengunjungi Gunung Taibai puncak utama dari Pegunungan Qinling, dan mulai mendaki gunung di Desa Houzhenzi, Zhouzhi. Mereka berjalan selama dua hari di gunung berkabut di mana terdapat sejumlah besar tanaman rotan tua dan pohon. Ketika mereka berkemah di kaki tebing di zona Donghe, mereka mendengar sebuah teriakan nyaring dan samar-samar melihat makhluk mirip manusia terbang di atas kepala, tapi makhluk itu dengan cepat keluar dari pandangan sebelum mereka bisa melihat dengan jelas. Setelah itu, salah satu dari mereka mengatakan bahwa makhluk itu seluruhnya ditutupi dengan rambut, tetapi mirip manusia, dan dapat berayun dari cabang ke cabang. Insiden tak terduga ini benar-benar membuat mereka semua takut.

Salah seorang pegawai Konservasi taman nasional Gunung Taibai secara resmi mengatakan kepada wartawan bahwa beberapa wisatawan dari Xi'an tidak memberitahu staf taman nasional pada tanggal 18 September bahwa mereka telah melihat makhluk liar di gunung tersebut, tetapi masih belum jelas apakah wisatawan tersebut benar-benar melihat Bigfoot atau hanya seseorang. Pihak Konsevasi Gunung Taibai menyesalkan para wisatawan tidak langsung melaporkan kepada pengelola Taman nasional tapi malah lari ke kantor Polisi.

Artikel lainnya :
-monster danau champlain
-spesies hiu biru baru hiu hantu
-pemburu rakasa melanjutkan pencarian
-bigfoot terlihat di pegunungan taibai
-legenda yacumama rakasa misterius dari
-tiga teori aneh tentang bigfoot
-ular bertanduk ular kisut
-apakah legenda tentang cynocephali
-laporan penampakan kucing besar bergigi Taring
-kelelawar vampir raksasa
-monster danau loch ness yang legendaris
-ular raksasa anaconda fakta atau fiksi
-hewan air purba dari brazil
-benarkah mammoth dan mastodon masih ada
-mahluk skyfish atau batang terbang
-kraken legenda dari laut